PESANTREN AL-RISALAH BATETANGNGA, PESANTREN BARU SEGUDANG PRESTASI
Sabtu, 02-03-2019 Berita alirusdi Dibaca : 214 Kali | Kembali

POLMAN-PIJARNEWS.COM Pesantren al-Risalah Batetangnga, Pesantren Baru Segudang Prestasi

Tiga tahun lalu, tak ada yang menyangka dan mengenal Pesantren al-Risalah Batetangnga Polman, karena pada
tahun 2015, tepatnya tanggal 19 Agustus, Pesantren Al-Risalah baru didirikan secara resmi oleh Yayasan
Harisah Al-Gifary.
Walaupun baru seumur jagung, Pesantren Al-Risalah berlari kencang melakukan perbaikan dalam segala
hal, mulai dari pembangunan infrastruktur penunjang yang cukup memadai, bahkan tahun lalu berhasil
melebarkan sayap pesantren dengan mendirikan pesantren khusus putri, termasuk peningkatan kualitas
pembelajaran, hingga saat ini santri Pesantren al-Risalah sudah mencapai 500 orang, bahkan sudah
berhasil terakreditasi B untuk tingkat MA dan C untuk tingkat MI (padahal keduanya belum memiliki
alumni). Dalam hal prestasi, Pesantren Al-Risalah berhasil melakukan beberapa pencapaian yang begitu
cepat. Biasaya dalam waktu sesingkat itu, Pesantren-pesantren yang baru didirikan masih fokus pada
pembangunan dan perekrutan santri atau siswa yang mondok. Namun lain halnya dengan Pesantren Al-
Risalah. Meski terbilang Pesantren baru, akan tetapi pesantren tersebut sudah memiliki segudang
prestasi yang membanggakan mulai dari lomba keagamaan, olahraga, seni, dan lain sebagainya.
Hal ini terbukti di tahun pertama berdiri. Pesantren Al-Risalah disamping fokus pada perbaikan sarana
prasarana, namun sudah mampu berprestasi dengan mempersembahkan tropi pertama dengan segala
keterbatasan mereka yakni Juara harapan 1 Gerak Jalan HUT RI Ke 71 tingkat Kecamatan di tahun 2016.
Meski hanya sebagai juara harapan, hal ini membuktikan keseriusan Pesantren ini dalam mencetak
santri yang berprestasi dan berkompeten.
Di tahun kedua (2017), Berbagai prestasi mulai diraih oleh pesantren tersebut. Tercatat sekitar 8
prestasi bergengsi/piala yang mampu didaratkan di gudang tropynya. Yakni Juara 1 Tk. Wustha dan
Juara 1 Tk. MA Futsal se-Kec. Binuang, Juara 3 Liga Santri Nusantara Region Sulselbar, Juara 2 MQK Bid.
Nahwu Nazham Al-Jurumiyah (Putra), Juara 3 MQK Nahwu Matan Al-Jurumiyah dan Juara 3 MQK Bid.
Hadis syarah Al-Arbain (Putra) Se Prov. Sulbar, Juara 3 Pidato Bahasa Inggris AKSIOMA Polman dan Juara
2 Hafidz 20 Juz. STQ VII Tk. Sulbar.
Di tahun Ketiganya (2018) pundi-pundi prestasi semakin meningkat dan nyaman bermukim di pesantren
yang dikelola Keluarga almarhum H. Bedong ini. Sekitar 9 tropy kembali berhasil mereka rebut, yakni
Juara 1 DEFILE, Juara 2 (Putra) Pidato Bahasa Inggris, dan Juara 3 (Putra) Pidato Bahasa Arab KKN MAN 2
Polewali Se-Kab. Polman, Juara Terbaik 1 Hafidz Golongan 30 Juz MTQ Tk. Kab. Polman, Juara 2 Pidato
Bahasa Inggris Tk. SMA/MA Se-Sulsel, Juara Harapan 3 Pinering Nusantara PPSN Ke-5 (Nasional), Juara 1
Festival 3K (Kebersihan, Kerapihan, Ketertiban) PPSN Ke-5 di Jambi (Nasional), Juara Pangkalana Favorit
Tk. MA Kemah Lomba Pramuka Madrasah (KEMBARA) Ke-7 (Nasional), dan Juara 1 Matematika KSM
Tingkat Kabupaten.
Tidak sampai disitu saja, di awal tahun 2019 ini mereka kembali memboyong beberapa penghargaan
bergengsi pada Acara Lomba Baca Kitab atau MQK di Kabupaten Polman. 6 dari 8 santri yang diutus
berhasil menyabet piala dari beberapa cabang yakni Juara 1 Bid. Fiqih Fathul Qarib (Muh. Ikram Idris bin
M. Idris), Juara 1 Bid. Nahwu Matan Al-Jurumiyah (Fadil Hasyim Bin Muhammad Ali), Juara 2 Bid. Tauhid
Aqidatul Awam (M. Aksha Bin Muhalis), Juara 3 Bid. Nahwu Al-Imrithy (Muhammad Yusri Bin Sahabuddin), Juara 1 Bid. Fiqih Safinah An-Naja (Muh. Rifki Al-Baihaky Bin Hasan AR), Juara 3 Bid. Nahwu
Matan Al-Jurumiyah (Muh. Misbahul Islam).
Walapun terbilang pesantren yang baru, tapi pesantren ini telah banyak dikunjungi oleh tokoh-tokoh
penting, Mulai dari Wakil Bupati Polman, Ketua DRPD Polman, Sampai Gubernur Prov. Sulbar yang
pernah melakukan kunjungan sebanyak tiga kali. Selain itu, Pejabat dilingkup Kementerian Agama pun
sering mengunjungi Pesantren ini. Dari Kasubdit Akademik Diktis Kemenag Pusat hingga Sekretaris
Dirjen Pendis Kemenag Pusat. Bukan hanya itu, Ketua STAIN Majene dan Rektor IAIN Pare-Pare pernah
menginjakkan kaki di pesantren ini. Bahkan Pada Acara Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2019, tak
tanggung-tanggung pesantren ini menghadirkan Ustadz Kondang Nasional yakni Ust. Das’ad Latif untuk
membawakan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW.
Inilah sederet prestasi bergengsi berhasil diboyong Ke Pesantren yang baru seumur jagung ini. Siapa
sangka Pesantren Al-Risalah kini menjadi Pusat perhatian, Pesantren Baru yang mampu bersaing dan
berlomba dengan Pesantren-Pesantren ternama di SulSelbar, khususnya Kabupaten Polewali Mandar,
bahkan bisa jadi di luar dugaan sebagian orang. Keberhasilan ini tidak dapat dilepaskan dari kerjasama
semua komponen Pesantren Al-Risalah, terkhusus almarhum H. Bedong dan Hj. Harisah seorang Petani
Gula Aren yang berhasil melahirkan putra-putri yang bisa bermanfaat pada agama dan khalayak sesuai
dengan slogan Pesantren anfa'uhum linnas (maksimal dalam bermanfaat kepada sesama), Diyakini
dengan seyakin-yakinnya bahwa keberhasilan itu buah dari usaha keras dan ketekunan yang tinggi serta
doa yang tulus dari kedua orang tuanya sehingga bisa meraih cita-cita dan menjadi motivasi bahwa
siapapun (meski anak pa’golla) bisa berhasil jika disertai dengan doa dan usaha maksimal.

*Penulis Marlin

Editor Alfiansyah

Komentar | 0 | Kembali

Form Komentar Batal